Pengaruh Kualitas Pelayanan Puskesmas Santun Lansia Pada Kepuasan Pasien Lanjut Usia Di Puskesmas Santun Lanjut UsiaKabupaten Bogor Jawa Barat

Ambariani Ambariani, Gaga Irawan, Farid Husin, Tita Madjid, Hadyana Sukandar

Abstract


Peningkatan jumlah lansia membawa dampak pada permasalahan kesehatan dan ekonomi.Keadaan ini disebabkan penduduk lansia mengalami kemunduran fisik secara alamiah sehingga tidak mampu mandiri dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Kesehatan yang baik merupakan kunci bagi lansia untuk dapat tetap mandiri dan berperan dalam kehidupan keluarga dan di tengah masyarakat.Program Puskesmas Santun Lansia yang dicanangkan sejak tahun 2003 untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan lansia agar tercapai kualitas hidup lansia yang sehat dan mandiri.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan pada kepuasan pasien lanjut usia di Puskesmas Santun Lanjut Usia Kabupaten Bogor Jawa Barat.Penelitianini menggunakan metode explanatory survey untuk meneliti lebih jauh pengaruh kualitas pelayanan Puskesmas Santun Lansia pada kepuasan pasien lansia. Penelitian dilakukan melalui suatu instrumen survei yang mengandung pertanyaan mengenai kualitas pelayanan, dengan menggunakan pendekatan teori servqual dari Parasuraman. Subjek penelitian berjumlah 100 pasien lansia dari bulan Oktober–Desember 2013. Hasil survei dianalisis dengan Uji Kruskal-Wallis, Mann-Whitney, dan regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwakualitas pelayanan Puskesmas Santun Lansia (dimensi bukti fisik, ketanggapan, dan perhatian) mempunyai pengaruh pada kepuasan pasien lansia (p<0,05). Besar pengaruh bukti fisik 0,42 (17,6%), ketanggapan 0,28 (7,8%), dan perhatian 0,25 (6,3%). Dimensi pelayanan lainnya (kehandalan dan jaminan) tidak terbukti berpengaruh (p>0,05). Variabel sosio-demografik (usia dan pendidikan) berbeda signifikan dengan skor kepuasan pasien lansia (p<0,05).Kualitas pelayanan Puskesmas Santun Lansia dalam dimensi servqual (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan perhatian) telah dipersepsikan memiliki kenyataan cukup baik, walaupun kualitas pelayanan yang diterima masih belum memenuhi harapan.

Keywords


Kepuasan pasien lansia; kualitas pelayanan; puskesmas santun lansia

Full Text:

PDF

References


Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009..

Kemenkes RI. Menuju tua: sehat, mandiri dan produktif. “Kesehatan yang baik memperpanjang usia dan kehidupan”. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2012.

Susanto A. Jumlah lansia Indonesia, lima besar terbanyak di dunia. Berita Liputan6. Minggu 24 Maret 2013.

Kemenkes RI. Gambaran kesehatan lanjut usia di Indonesia. Buletin jendela data dan informasi kesehatan. Semester I 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.

Komnas Lansia RI. Profil penduduk lanjut usia 2009. Jakarta: Komisi Nasional Lanjut Usia Republik Indonesia; 2010.

Depkes RI. Pedoman Puskesmas Santun UsiaLanjut bagi petugas kesehatan. Jakarta: Dirjen BinaKesehatan Masyarakat Direktorat Kesehatan Keluarga Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2003.

Dinkes Provinsi Jawa Barat. Profil kesehatan Jawa Barat 2012. Bandung: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat; 2013.

Dinkes Kabupaten Bogor. Profil kesehatan Kabupaten Bogor 2012. Bandung: Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor; 2013.

Notoatmodjo S. Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Notoatmojo S. Promosi kesehatan teori & aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

British Geriatric Society. Quality care for older people with urgent &emergency care needs. The Silver Book. 2012. (diunduh 29 Juli 2013). Tersedia dari: www.bgs.org.uk/campaigns/silverb/silver_book_complete.pdf‎.

MacAdam M. Frameworks of integrated care for the elderly: systematic review – 2008. CPRN Research Report. April 2008. Ontario: Canadian Policy Research Network; 2008. (diunduh 29 Juli 2013). Tersedia dari: www.cprn.org/documents/49813_EN.pdf‎.

Lynch M, Workman D, Shipp B, Gill G, Edwards L, Rosecranz N, et.al. Elderly services in health centers: aguide to address unique challenges of caring for elderly people with disabilities, frailty, and other special needs. Wisconsin USA: National Association of Community Helath Centers; 2008.

Sodani PR,Sharma K. Assessing patient satisfaction for investigative services at public hospitals to improve quality of services. Nat J Comm Med. 2011Oct-Des;2(Issue 3):404–8.

Raftopoulos V. A grounded theory for patient’s satisfaction with quality of hospital care. Icus Nurs Web J. 2005 June; Issue 22:136–9.

Shaikh BT, Mobeen N, Azam SI, Rabbani F. Using SERVQUAL For assessing and improving patient satisfaction at a rural health facility in Pakistan. Eastern Mediterranean Health J. 2008;14(2):44755.

Haryanto JO, Olivia. Pengaruh faktor pelayanan rumah sakit, tenaga medis, dan kualitas pelayanan rumah sakit terhadap intense pasien Indonesia untuk berobat di Singapura. J Ekonomi Bisnis. 2009;14(2):144–51.



Digital Object Identifier

DOI : http://dx.doi.org/10.24198/ijemc.v1i1.84

Article Metrics

Abstract views : 362
views : 595

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal IJEMC terindeks pada:

 < 


free
hit counter View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.